Rabu, 17 September 2008

Gaya Hidup Sehat

5 Kebiasaan Gaya Hidup Dapat Mengurangi Resiko Kematian

Penelitian Menunjukkan Perubahan Pola Hidup yang Sehat Menurunkan ResikoKematian pada Wanita

By Kelley Colihan
WebMD Health News

Translated by Husnul Mubarak,S.Ked

Sept. 16, 2008 – Peneitian tebaru menyatakan bahwa wanita paruh baya yang mengikuti beberapa kebiasaan gaya hidup tertentu memiliki resiko kematian lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak menerapkannya

Peneliti dipimpin oleh Robert van Dam, Ph.D dari Harvard University's School of Public Health, yang melihat reiko kematian dari lima factor gaya hidup : merokok, menjadi overweight, aktvitas fisik yang rendah, penggunaan alcohol, dan pola makan yang buruk

Tim ini mewawancarai dan mengikuti 77.782 perawat wanita, dimulai pada tahun 1980. Pada permulaan, semua wanita ini bebas dari kanker dan tidak memiliki penyakit kardiovaskuler. Rentang umurnya berkisar dari 34 tahun hingga 59 tahun pada permulaan penelitian.

Peserta diberikan kuisoner dan di follow up setiap 2 tahun selama 24 tahun. Mereka ditanyakan mengenai kebiasaan gaya hidup, apakah mereka merokok, berolahraga secara teratur, apa yang mereka makan, apakah mereka meminum alcohol, dan seberapa besar berat badannya.

Terdapat 8.882 kematian selama 24 tahun. Dari angka kematian ini diketahui :

1. 1790 akibat penyakit kardiovaskuler

2. 4527 akibat kanker

3. 55% dari kematian inididuga berkaitan dengan merokok, kurangnya aktivitas fisik, overweight, dan diet berkualitas rendah(pola makan yang buruk)

  • 28% dari kematian ini berkaitan dengan merokok

Memiliki keseluruhan dari 5 faktor resiko meningkatkan resiko kematian akibat penyakit kardiovaskuler sebesar 8 kali dibandingkan pada mereka yang sama sekali tidak memiliki salah satu factor resiko diatas. Resiko kematian akibat kanker tiga kali lebih besar dan kematian akibat sebab apapun adalah 4 kali lebih besar.

Wanita dengan intake alcohol yang moderat, didefinisikan paling banyak satu kali minum satu hari, mempunyai kemungkinan yang lebih rendah untuk meninggal akibat penyakit kardiovaskuler disbanding mereka yang tidak mengkonsumsi alkohol sama sekali.

Penelitian ini menuliskan bahwa penemuan ini sebaiknya menjadi sebagai peringatan kepada masyarakat untuk merubah pola hidup yang buruk seperti berhenti merokok.

1 komentar:

marsudiyanto mengatakan...

Saya a. Tiap kali masuk kesini seolah saya di terapi...